Mobile Menu

navigasi

More News

Apakah penyebab gangguan makanan sering terjadi pada remaja?

August 27, 2021



Apakah penyebab gangguan makanan sering terjadi pada remaja? penggunaan sosial media yang dilakukan oleh para remaja seringkali dengan frekuensi yang cukup lama dan sangat Intens. hal tersebut menyebabkan beberapa informasi si yang diperoleh para remaja tentang stereotip badan ideal yaitu kurus tinggi dan langsing menjadikan para remaja sangat takut untuk menjadi gemuk. Gangguan makan atau eating Disorder pada remaja sering kali terjadi akibat dari perbandingan dengan kawan-kawan atau yang menjadi idolanya.  beberapa cara untuk mengatasi eating Disorder dapat dilakukan di antaranya adalah:  (1) Mencari dan mengetahui pemicu BED Anda, (2) Berlatih untuk menahan nafsu makan yang berlebih, (2) Cari seseorang untuk diajak bicara untuk mendapatkan dukungan (3) Pilih makanan sehat, (4) Olahraga teratur, (5) Tidur yang cukup.

Dalam direktori penyakit, Di sekitar kita sering ditemui gangguan makanan and1 dikenal dengan anoreksia yang istilah medisnya adalah anoreksia nervosa,  hal ini terjadi dalam kondisi seseorang mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang sangat sedikit bahkan sangat kurang dengan kebutuhan tubuh manusia. padahal manusia memperoleh memerlukan nutrisi yang cukup untuk menjalani aktivitasnya, ketika terjadi gangguan makanan seseorang akan mengalami penyakit mental hal tersebut sangat mempengaruhi kemampuan tubuh seseorang dalam mengabsorbsi nutrisi yang dibutuhkan. seseorang yang mengalami gangguan makan dapat mengakibatkan menurunnya kondisi kesehatan pencernaan, jantung, mulut, tulang gigi, bahkan dapat memicu penyakit kronis lainnya.

Setelah melakukan penelitian tentang gangguan makanan, seperti halnya bulimia di sering terjadi pada kaum wanita dibandingkan kaum pria.  hal tersebut terjadi karena kaum hawa lebih sering menerapkan diet yang sangat ketat agar dapat mengontrol berat tubuh yang ideal.  padahal jika melakukan diet yang berlebihan dapat mengakibatkan terganggunya kesehatan mental dan menimbulkan penyakit tubuh yang cukup kronis. pada kasus tertentu gangguan makan dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang dapat mengakibatkan kematian. gangguan makanan merupakan serangkaian kondisi psikologis yang menyebabkan kebiasaan makan atau mengkonsumsi makanan yang tidak dalam kondisi ideal ataupun tidak sehat.

Para peneliti eating disorder menyatakan bahwa penyakit makanan termasuk anoreksia dapat disembuhkan secara total. penyakit yang termasuk dalam kategori Psikologis ini dapat muncul pada seseorang ketika mereka merasakan ketidakkepercayaan pada diri sendiri. Banyak masyarakat awam menganggap bahwa gangguan makanan merupakan sebuah keadaan seseorang melakukan pembatasan makanan yang dikonsumsi atau hanya memilih makanan tertentu saja yang dapat masuk ke dalam tubuhnya misalnya hanya makan sayur saja atau hanya makan daging saja,  tanpa memakan jenis makanan lainnya.

Sebagai gejala penyakit salah satu penyebab nafsu makan berkurang terjadi ketika seseorang mengalami infeksi bakteri atau virus Misalnya saja mereka mengalami demam pilek flu, infeksi asam lambung infeksi pernafasan gangguan pencernaan sakit perut, alergi mengalami sembelit hingga keracunan makanan.

Depresi dapat memicu terjadinya gangguan mental serta gangguan makanan pada seseorang. Depresi merupakan gangguan suasana hati yang dapat mengakibatkan penderitanya merasakan kesedihan secara terus-menerus dan berkepanjangan. Akibat mengalami depresi seseorang dapat terpengaruh pola pola makan yang tidak sehat, mereka berkecenderungan mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang sangat sedikit atau kebalikannya jumlah makanan yang sangat berlebihan.

Kemudian apa saja ciri-ciri orang yang mengalami gangguan makanan? Salah satu ciri anoreksia nervosa atau orang yang mengalami gangguan makanan adalah ditandai dengan berat badan yang sangat rendah dan selalu diikuti oleh rasa takut yang berlebihan ketika mereka mengalami kenaikan berat badan Hal tersebut dikarenakan kesalahan persepsi terhadap berat badan yang saat ini mereka miliki.  Salah satu cara mengatasi gangguan gangguan tersebut adalah dengan kembali melakukan rutinitas yang sehat, termasuk berolahraga, mengkonsumsi makanan yang bergizi, melakukan aktivitas yang sangat menyenangkan, sehingga kita dapat terhidar dari beberapa hal yang menyebabkan gangguan makanan diantaranya adalah: faktor genetik, faktor psikologis, pola hidup, depresi Mayor, gangguan cemas dan mood, gangguan obsesif-kompulsif, dan gangguan post traumatic.


Komentar 0
Sembunyikan Komentar

0 σχόλια:

Post a Comment